Daftar halaman CloGTik

Masalah yang sering muncul

Diperbarui 11 Oktober 2026

Pemasangan

Router tidak muncul setelah perintah dijalankan

  1. Tunggu sampai 5 menit pada container mode: router mengunduh image agent lebih dulu (±21 MB).
  2. Periksa router bisa keluar ke internet: HTTPS 443 (container mode) atau UDP 51820 (tunnel mode). Beberapa ONU yang bermasalah meloloskan ping tetapi hanya sedikit paket WireGuard.
  3. Tunnel mode butuh RouterOS 7.16+ dan IPv6 aktif: /ipv6/settings set disable-ipv6=no.
  4. Perintah pemasangan berlaku 24 jam; buat yang baru dari Add device bila sudah lewat.
  5. Jalankan lagi perintahnya: aman, dan mengganti pemasangan sebelumnya.

Galat sintaks saat menempel perintah

RouterOS lebih lama dari 7.13 gagal dengan galat sintaks alih-alih pesan “RouterOS terlalu lama”. Perbarui RouterOS ke v7 terbaru.

Container mode: “device-mode” atau penyimpanan

  • device-mode container=yes butuh konfirmasi fisik sekali (tombol reset atau cabut-pasang listrik), seperti yang dijelaskan perintah pemasangan.
  • Pembaruan agent butuh ±32 MB ruang kosong di penyimpanan bawaan. Hapus berkas yang tidak perlu, atau jalankan perintah pemasangan lagi bila agent lebih lama dari 0.19.2.
  • Hanya router arm, arm64, dan x86/CHR yang bisa menjalankan container; router MIPS (hEX RB750Gr3, hAP lite/ac lite, CCR1xxx) otomatis memakai tunnel mode.

CHR terdaftar sebagai router baru

Software ID CHR berubah saat lisensinya berubah, sehingga ia mendaftar sebagai perangkat baru. Nomor seri RouterBOARD tidak berubah.

Kedua router tidak bisa saling menjangkau langsung. Penyebab umum:

  • NAT simetris di salah satu sisi (tiap tujuan diberi port acak): tidak bisa ditembus, pasangan di-relay. Pertimbangkan IPv6 for direct links bila ISP memberi IPv6.
  • Dua router di balik satu NAT yang tidak bisa hairpin (ISP dengan pool alamat publik): alamat LAN dicoba otomatis; bila kedua router memang tidak saling melihat di LAN pun, pasangan di-relay.
  • Load balancer per tujuan di salah satu lokasi: router terlihat dari beberapa alamat publik. Tambahkan satu aturan mangle di load balancer, di atas aturan PCC, yang menandai koneksi baru dengan src-port UDP 13231 dari LAN ke satu ISP (pakai port mesh router bila halaman area menampilkan port lain), lalu hapus koneksi lama pada port itu sekali. Halaman area menampilkan saran ini saat mendeteksinya.
  • Router NAT di depan router CloGTik yang menerima semua koneksi masuk dari internet (Linux atau RouterOS tanpa firewall input): tambahkan di router NAT itu chain=input in-interface-list=WAN protocol=udp dst-port=13231 connection-state=new action=drop, lalu bersihkan koneksi yang terdampak sekali.
  • Modem yang menganggap port terpakai bila paket tiba sebelum router mengirim: sejak agent 0.32.1 router saling mendengarkan dulu sehingga ini tidak terjadi lagi; pastikan agent kedua router terbaru.

Link yang di-relay mencoba jalur langsung lagi sendiri (5, 15, 30 menit, lalu tiap beberapa jam), dan seketika saat alamat publik berubah.

Relay dibatasi 1 Mbit/s per arah dan menempuh jalan ke server dan kembali. Ia jalan terakhir, bukan jalur produksi. Perbaiki penyebab di atas supaya link kembali direct, atau nyalakan failover routing supaya trafik lewat router lain yang masih terhubung langsung.

Router yang pindah alamat diikuti otomatis begitu ia menjangkau CloGTik lagi. Bila link tidak kembali dalam beberapa menit, agent mematikan dan menyalakan peer-nya sendiri (RouterOS kadang menahan handshake setelah NAT berubah). Tidak ada yang perlu dilakukan.

Failover routing

Tidak bisa dinyalakan

Halaman area menyebut router dan alasannya: template OSPF Anda yang juga mencakup tunnel CloGTik (networks=0.0.0.0/0 atau interfaces=all), alamat di 198.18.0.0/15, agent lama, atau router offline. Ubah template Anda agar hanya mencakup interface Anda, atau perbarui agent.

Link yang sangat lossy: empat hello yang hilang berturut-turut (4 detik) dihitung gagal. Perbaiki jalur internetnya; interval belum bisa diubah.

IPv6

Pilihan IPv6 for direct links ditolak bila pengaturan IPv6 router diubah manual, IPv6 dimatikan, RouterOS tidak bisa menerima pengumuman di satu interface saja (perbarui ke 7.23), atau tidak ada rute default IPv4. Router yang punya alamat IPv6 tetapi tanpa rute default IPv6 (DHCPv6 client dengan add-default-route=no) atau dengan rute default lewat dua uplink tidak dipakai di IPv6.

Multi-WAN

  • Left off: no gateway is known for …: jalur kehilangan gateway (kabel dicabut, tidak ada lease). Setup diterapkan lagi begitu jalur punya gateway.
  • Has its own load balancing: CloGTik tidak memasang setup di router yang sudah punya mangle/PCC, tabel routing, routing rule, netwatch, atau hotspot server aktif. Nonaktifkan yang tidak dipakai atau biarkan setup Anda sendiri.
  • Jalur kedua tidak pernah terbaca mati sebelum agent 0.25.0 (probe-nya dijawab lewat jalur pertama). Perbarui agent.

Akses jarak jauh

  • Pastikan alamat Anda termasuk dalam Allowed from sesi (bawaannya alamat saat membuat sesi; berubah bila Anda pindah jaringan).
  • Sesi berhenti selama agent router terputus, dan paling banyak 3 sesi terbuka per akun.
  • Router yang dipasang lama dan membatasi WinBox/SSH ke alamat tertentu perlu perintah pemasangan dijalankan lagi agar jaringan agent diizinkan.

Perintah dan reboot

  • not enough permissions: perintah menyentuh user, password, atau data sensitif yang memang di luar izin akun CloGTik.
  • Reboot dijawab not enough permissions (9): router dipasang sebelum izin reboot ada. Jalankan perintah satu baris dari dialog, atau perintah pemasangan lagi.
  • Perintah berhenti setelah 60 detik: batas RouterOS untuk skrip REST. Pecah menjadi perintah pendek.
  • Perintah Technician tidak jalan: menunggu persetujuan Owner/Admin (15 menit), lihat Perintah.

Akun

  • Akun beku: masa aktif habis dan masa tenggang lewat. Perpanjang di netima.link/pesan; router Anda tetap berjalan sementara itu.
  • Email sudah dipakai: satu email hanya bisa ada di satu akun CloGTik. Minta Owner akun lama menghapus Anda, atau pakai email lain.
  • Lupa password: hubungi NETIMA dari email yang terdaftar.
Chat WhatsApp