Daftar halaman Mikhmon
- Pengantar
- Masuk dan mengenal tampilan
- Mendaftarkan router
- Menghubungkan router lewat VPN
- Dashboard
- Profil hotspot
- Voucher dan user hotspot
- Yang sedang online dan perangkat
- PPPoE
- Laporan penjualan
- Log hotspot
- Template voucher
- Akun Anda
- Untuk admin panel
- Masalah yang sering muncul
- Notifikasi Telegram
- Akses remote WinBox dan SSH
Notifikasi Telegram
Panel bisa mengirim pesan Telegram saat sebuah voucher hotspot mulai dipakai, saat voucher dipakai login lagi, saat masa aktifnya habis, dan saat pelanggan PPPoE tersambung atau terputus. Pesan dikirim oleh bot milik panel ke chat Telegram yang Anda hubungkan: chat pribadi Anda, atau sebuah grup.
Syarat: admin panel sudah menyiapkan bot Telegram (lihat Untuk admin panel). Router harus memakai RouterOS 7 dan bisa menghubungi alamat panel, lewat internet atau lewat VPN.
Cara kerjanya
- Router mengirim kejadian ke panel: login pertama voucher lewat skrip On Login profil hotspot (login berikutnya, misalnya sambung ulang lewat cookie, tidak menghubungi panel), voucher habis lewat jadwal Expire Monitor, dan PPPoE lewat skrip On Up dan On Down profil PPP. Panel memasang semuanya saat Anda menekan Pasang.
- Panel menyusun pesan dari templat Anda, lalu mengirimkannya ke semua chat yang terhubung. Semua router akun Anda mengirim ke chat yang sama; nama router ada di dalam pesan.
- Pesan login tiba kurang dari semenit setelah kejadian. Voucher habis diproses Expire Monitor setiap 5 menit, jadi pesannya bisa tiba sampai 6 menit setelah masa aktif habis.
- Bila router tidak bisa menghubungi panel saat kejadian terjadi, kejadian itu tidak dikirim ulang. Bila Telegram yang tidak bisa dihubungi, panel mencoba lagi sampai 30 menit.
Menghubungkan chat
- Buka Settings → Telegram.
- Di kartu Chat Penerima, klik Hubungkan Telegram.
- Panel menampilkan dua pilihan, masing-masing berupa tombol dan kode QR:
- Kirim ke saya untuk chat pribadi dengan bot.
- Kirim ke grup untuk sebuah grup: Telegram meminta Anda memilih grupnya, lalu menambahkan bot ke sana.
- Buka tautannya atau pindai kode QR dengan HP yang ada Telegram-nya, lalu tekan Start.
- Bot membalas
Terhubung ke akun MIKHMON ..., dan chat itu muncul di daftar. Halaman panel memeriksa sendiri setiap beberapa detik, jadi tidak perlu dimuat ulang.
Tautan berlaku 10 menit dan hanya bisa dipakai sekali. Klik Batal bila tidak jadi.
| Kolom atau tombol | Keterangan |
|---|---|
| Chat | Nama pengguna Telegram atau nama grupnya |
| Jenis | pribadi atau grup |
| Terhubung | Berapa lama sejak chat itu dihubungkan |
| Test | Mengirim pesan percobaan ke chat itu |
| Ikon tempat sampah | Menghapus chat dari daftar penerima, setelah konfirmasi |
Daftar chat diperbarui sendiri tiap 30 detik. Di HP, tiap chat tampil sebagai kartu dengan tombol Test dan Hapus.
Satu akun bisa mengirim ke paling banyak 5 chat. Bila bot diblokir, atau dikeluarkan dari grup, chat itu hilang sendiri dari daftar; hubungkan lagi bila perlu.
Memilih kejadian dan mengubah pesan
Kartu Kejadian dan Pesan berisi empat kejadian. Centang yang ingin dikirim, ubah teks pesannya bila perlu, lalu klik Simpan.
| Kejadian | Kapan dikirim | Bawaan |
|---|---|---|
| Voucher aktif | Login pertama sebuah voucher | Dikirim |
| Voucher habis | Masa aktif habis dan voucher diproses Expire Monitor | Dikirim |
| PPPoE tersambung | Pelanggan PPPoE tersambung | Dikirim |
| PPPoE terputus | Pelanggan PPPoE terputus, apa pun sebabnya | Dikirim |
Di dalam pesan, tulisan di antara << dan >> diganti panel saat mengirim:
| Tulisan | Diganti dengan |
|---|---|
<<router>> |
Nama router: Hotspot Name-nya, atau Session Name bila kosong |
<<waktu>> |
Tanggal dan jam kejadian menurut jam router |
<<user>> |
Username voucher |
<<ip>> |
Alamat IP perangkat |
<<mac>> |
Alamat MAC perangkat |
<<profil>> |
Nama profil |
<<harga>> |
Harga profil, misalnya Rp 5.000 |
<<masa>> |
Masa aktif profil, misalnya 1 hari |
<<habis>> |
Kapan masa aktif berakhir |
<<catatan>> |
Catatan yang ditulis saat voucher dibuat |
<<status>> |
login pertama, dihapus, dinonaktifkan, tersambung, atau terputus |
<<pelanggan>> |
Nama pelanggan PPPoE, dari kolom Nama Pelanggan di menu PPPoE |
<<hp>> |
Nomor HP pelanggan PPPoE, dari kolom No HP di menu PPPoE |
<<durasi>> |
Lama pelanggan PPPoE tersambung sebelum terputus, misalnya 2 jam 15 menit |
- Pesan dikirim sebagai teks biasa; emoji boleh dipakai.
- Nilai yang tidak ada, misalnya
<<habis>>pada profil tanpa masa aktif atau<<pelanggan>>untuk pelanggan yang belum diisi namanya, ditulis-. <<durasi>>dihitung panel dari saat pelanggan tersambung; bila panel tidak menerima kejadian tersambungnya, misalnya karena notifikasi baru dipasang, nilainya-.- Beberapa kejadian yang terjadi berdekatan digabung menjadi satu pesan.
- Pesan yang sudah diubah ditandai
Pesan ini sudah diubah dari bawaan.Tombol Kembalikan bawaan mengembalikan semua kejadian dan pesannya ke pengaturan awal.
Memasang ke router
Kartu Router menampilkan semua router akun Anda dan diperbarui sendiri tiap 30 detik, jadi kolom Kejadian terakhir berjalan tanpa memuat ulang halaman.
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Status | belum dipasang, atau terpasang beserta kapan dipasang |
| Kejadian terakhir | Kapan router itu terakhir mengirim kejadian ke panel |
| Action | Tombol di bawah ini |
| Tombol | Kegunaan |
|---|---|
| Pasang | Menulis skrip pengirim ke router: skrip On Login pada setiap profil hotspot buatan panel, skrip On Up dan On Down pada setiap profil PPP yang belum punya skrip, dan jadwal Expire Monitor |
| Pasang ulang | Menulis ulang skrip yang sama, misalnya setelah admin mengganti alamat panel |
| Ikon kunci | Mengganti token router, lalu menulis ulang skripnya. Lakukan bila konfigurasi router pernah dibagikan ke orang lain. |
| Ikon silang | Lepas: mengembalikan skrip profil dan Expire Monitor seperti semula |
Di HP, tiap router tampil sebagai kartu: status dan kejadian terakhir ditulis di bawah namanya, dan tombolnya bertuliskan Pasang, Pasang ulang, Ganti token, dan Lepas.
Setelah Pasang, panel menyebutkan berapa profil yang diperbarui dan apakah router berhasil menghubungi panel. Profil hotspot yang skrip On Login-nya pernah diubah di luar panel dilewati dan disebut namanya; buka profil itu di menu Hotspot, klik Save, lalu Pasang ulang. Profil PPP yang sudah punya skrip On Up atau On Down sendiri juga dilewati; kosongkan skripnya di WinBox bila ingin profil itu ikut melapor.
Profil yang Anda buat setelah pemasangan otomatis ikut mengirim, termasuk profil PPP dari menu PPPoE. Titik Expire Monitor di menu Hotspot tetap hijau; bila sempat oranye, klik Set Expire Monitor seperti biasa.
Bila di kolom Status muncul alamat penerima berubah, pasang ulang, admin mengganti
alamat panel; klik Pasang ulang supaya router mengirim ke alamat yang baru.
Pesan yang mungkin muncul
| Pesan | Artinya |
|---|---|
| Admin belum menyiapkan bot Telegram | Bot belum ada. Hubungi admin. |
| Hanya RouterOS 7 yang didukung | Router itu masih RouterOS 6. Notifikasi tidak bisa dipasang di sana. |
| Router tidak terjangkau. | Panel tidak bisa menghubungi router. Periksa VPN dan tombol Connect di pengaturan router. |
| Router belum bisa menghubungi … | Skrip sudah terpasang, tetapi router tidak bisa membuka alamat panel. Periksa DNS, internet, atau VPN di router. Sampai teratasi, kejadian dari router itu tidak sampai. |
| … profil hotspot dilewati karena skripnya bukan buatan panel | Lihat bagian Memasang ke router. |
| … profil PPP dilewati karena sudah punya skrip On Up/On Down lain | Lihat bagian Memasang ke router. |
| Tautan kedaluwarsa. | Lebih dari 10 menit sejak Hubungkan Telegram diklik. Klik lagi untuk membuat tautan baru. |
| Akun ini sudah terhubung ke 5 chat | Hapus salah satu chat dulu. |
| Telegram menyatakan bot tidak bisa lagi mengirim ke chat itu | Bot diblokir atau dikeluarkan dari grup. Chat sudah dihapus dari daftar; hubungkan lagi bila perlu. |